||Beatifull Afternon||

20 02 2009

kagebunshin no jutsu……. hape ku berdering, aku kaget dari keseriusanku mempelototi layar laptopku, ada no baru yang masuk, “hari ni cancel pertemuannya” pesan singkat yang ku baca. kuberpikir sejenak, oo.. dari instruktur les privatku, gumanku. Ku lihat lagi layar laptopkku, ah… masih lom konek juga jaringan LAN yang mau dibangun. sudah dua hari ini, aku melakukan analisi jaringan untuk membangun jaringan baru dikantorku. Software Packet Tracer yang aku gunakan memang cukup membantu, tp belum ngasih solusi yang pas buat bangun jaringan yang baru. Rasanya udah jenuh me-utak-atik simulasi jaringan di PT.

uuaahh… aku menggeliat, rasanya enak banget, udara diruangan ini semakin dingin, apa karena hr semakin sore? ah, matahari masih gagah di langit barat, ooh… ini rupanya, pantesan dingin, AC di set 16 derajat dengan Flow Fan maksimun… ku matikan AC ruangan, sepi, orang-orang sudah pulang, wah sudah jam 5 waktu Bali rupanya. Turun. Lantai satu juga sudah sepi, berarti tinggal aku sendiri pikirku.Cepat-cepat aku bereskan barang2ku. cabut!

Jalanan masih biasa, ga terlalu rame. Renon, masih banyak orang yang berolah raga sore, padahal matahari sudah ga berani lagi memperlihatkan sinar keangkuhannya….

bersambung…..

>lanjut…<

Sore semakin terasa, matahari semakin meredup, langit seketika berubah warna, dari biru dengan bercak awan putih dan abu2 menjadi jinga, kuning dan ungu… wuih… gradasi warna yang sangat indah. Tuhan menunjukkan kekuasaaanya, sang pencipta keindahan menunjukkan tajinya, sekarang manusia bisa melihat jangkauan otak dan rasa mereka belum ada apa2 nya dibandingkan dengan seni ciptaan tangan tuhan.

Termenung, itu yang ku lakukan, jalan Tukad Badung semakin sepi, cahaya semakin menghilang, namun langit semakin indah ditatap. Tiba2 buyar… ah.. sialan lupa ga bawa kamera! secepat kilat aku kembali ke mess ngambil kameraku, moga2 aja masih dapet momen yang jarang ini. matahari semakin cepat saja tenggelam ketika mau kuambil momennya. tampaknya dia malu dengan ku, dengan berlari kecil aku menuju sawah disamping mess, jepret..jepret.. yah.. yang penting masih dapet lah…

sore itu memang indah…

|| Kalo mo liat fotonya klik aja di http://adextiyan.multiply.com , soalnya ga ngerti cara upload foto di Blog ini :p ||





Kisah Kasih Kadal yang Terjerat

9 10 2008

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. di
Jepang biasanya rumah memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari
kayu.

Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap di
antara ruang kosong itu karena kakinya terjerat pada sebuah paku. Dia
merasa kasihan sekaligus penasaran.

Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu
sejak rumah itu pertama kali dibangun 10 tahun lalu. Apa yang terjadi? Bagaimana
kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun???

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak
 sedikitpun, itu adalah
sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10
tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang
dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.

Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan
makanan di mulutnya.... Ahhhh!

Orang itu merasa terharu melihat hal tersebut. Ternyata ada seekor kadal lain
yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta... tentu cinta yang indah. Cinta dapat terjadi
bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. Apa yang dapat
dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti
memperhatikan pasangannya
 selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil
itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Sungguh, ini tidak lain merupakan satu bagian (kecil) dari cara Allah
memelihara ciptaan2-Nya. Kepada orang2 yang dikehendaki-Nya, Dia
memperlihatkan keajaiban2 seperti hal diatas agar semakin yakinlah orang2 yang
beriman kepada-Nya. Subhanallah.




||Segalanya ||bisa|| berubah|| di|| dunia|| ini||

19 09 2008

Hujan….

Jam menunjukkan 4 lebih seperempat menit waktu Bali. Kling…. Terdengar bunyi message di YM, Ada!! cuma ada kata itu. Langit semakin gelap, bulir-bulir air sudah turun dengan teratur namun masih jarang. Angin semakin kencang berhembus. Daun-daun Sawo Kecik saling beriak terhembus angin. Kulongokkan kepalaku melihat langit yang semakin gelap dari balkon kantorku. Hembusan AC semakin dingin menusuk kulitku. Agak tergesa kubereskan Lappyku. Beres!! Saatnya pulang!!

Bergegas ku ke lantai 1, Kosong!! Semua sudah pulang! Sial!! kataku dalam hati, pasti aku ditinggal! Benar juga, ku cek tempat kunci dan ternyata mobil sudah dibawa semua, tinggal dua motor yang tersisa. Pasti kehujanan nih!! pikirku.

Hujan pertama di Denpasar, pasli lebat dan lama. Sepi… Mess yang seharusnya ada penghuninya kini kosong. Semua pada pergi, ada urusan yang harus diselesaikan sebelum hujan datang, karena kalo sudah hujan pasti lama dan urusan bisa tertunda.

Malam semakin larut dan hujan turun  sangat lebat. kurebahkan tubuhku di atas kasur. kunyalakan televisi, ah… ga ada acara yang menarik!

Hari pertama di Denpasar, hari pertama kerja, hari pertama di kantor, dan hari pertama hujan!